Analisa SWOT Sistem Informasi Manajemen pendidikan formal dan informal

ANALISA  SWOT MENGENAI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PENDIDIKAN FORMAL DAN INFORMAL

Ditujukan untuk memenuhi tugas individu Ulangan Tengah Semester  Mata Kuliah Sistem Informasi Manajemen yang diampu oleh Ibu Hana Lestari, M.Pd sebagai dosen Mata Kuliah Sistem Manajememan.


Oleh : Fitri Lestari
PRODI MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM SEMESTER II
FAKULTAS ILMU TABIYAH DAN KEGURUAN
INSTITUT AGAMA ISLAM SAHID BOGOR
Sabtu, 04 April  2020

BAB 1
KATA PENGANTAR
Alhamdulillah..puji syukur kehadirat Allah SWT, karena dengan berkat rahmat serta inayah-Nya saya  bisa menyelesaikan tugas analisa swot ini dengan lancar dan sesuai waktu yang telah ditentukan. Solawat beserta salam selalu tercurah limpahkan kepada baginda nabi besar Muhammad Saw, yang mudah-mudahan kita mendapatkan syafaat-Nya di yaumil akhir nanti. Terlepas dari semua itu, saya menyadari sepenuhnya bahwa dalam makalah ini masih banyak kekurangan dari segi susunan kalimat, pemilihan kata ataupun isi materi. Maka dari itu dengan tangan terbuka serta kerendahan hati kami menerima saran dan kritik dari para pembaca agar kami dapat memperbaiki makalah ini.
  BAB II
   PENDAHULUAN
A. Latar belakang
Sistem informasi manajemen yang terdapat dalam pendidikan merupakan satu kesatuan yang membentuk suatu prosedur kerja yang terdiri atas informasi orang. dai teknologi informasi untuk mencapai tujuan lembaga pendidikan yang dinginkan Sehingga yang terkat pada tiga komponen tersebut dalam pendidikan sangat penting . menyang satu sistem informasi sebagai bentuk pencapaian tujuan tertentu Informasi dalam dunia pendidikan bagum sebagai alat untuk mempermudah pengambilan keputusan Oleh karena itu ditinjau dari segi waktu, aktivitas pengambilan keputusan sangat tergantung arus cepat tidaknya informasi yang diperlukan dapat diambil dari tempat penyimpanannya Konsep sistem informasi manajemen dalam dunia pendidikan berusaha hagaimuna perangkat komputer dapat digunakan dan dapat dispikas kan sebagai sarana komunikasi untuk mini gkatkan kerja curs pendidikan secara suntikan dan utuk mencapai tujuan yang dapat mendukung keberhasilan dalam pendidikan Penerapan sistem informasi dalam bhaga pendidikan bertujuan untuk memudahkan segala kita kembang dan membantu untuk mengah menimpan. dan memilih informasi yang berhubungan dengan lembaga tersebut.
B. Rumusan Masalah
1. Apa yang dimaksud dengan Sistem Informasi manajemen pendidikan?
2. Bagaimana  Analisa SWOT sistem informasi manajemen pada pendidikan formal?
C. Tujuan
1. Mengetahui dan memahami apa yang dimaksud dengan sistem informasi manajemen pendidikan.
2. Mengetahui dan memahami bagaimana Analisa SWOT sistem informasi manajemen pada pendidikan formal.
                       BAB III                    
PEMBAHASAN
A. Pengertian Sistem Informasi Manajemen Pendidikan
Sistem Informasi Manajemen Pendidikan adalah sistem yang terdiri dari  sekelompok orang dan perangkat pengolah data yang memantau dan mengambil kembak data dan Lingkungan yang memperoleh data dan transaksi dan operasi
dalam orginat menarin mengur, dan memilih data serta menyajikannya selagi informasi kepada para pemangku kepentingan terutama bagi paru manajer pendidikan pada semu byd dan fungsi organisasi untuk mendukung pengambilan keputusan dalam menjalankan fungsi-fungsi manajemen untuk mendukung komunikasi dan untuk mendukung kecepatan operasional, termasuk di dalamnya kegiatan instruksional pendidikan sekolah Sktem Inkemasi Manujemen Pendidikan dikembangkan secara terpudu dinulai dari proses operasional pendaftaran siswa dan proses akademik, pengelolaan keuangan, sampai operasional siswa menjadi alumni Sistem Informasi Manajemen Pendidikan merupakan proses operasional sekolah Stem ini juga dirancang kebutuhan pelaporan dari sekolah ke Dinas Pendidikan Daerah mupun untuk kebutuhan Depdiknas dapat dilakukan dengan mudah. Dengan adanya sistem ini sesuai dengan standar JARDIKNAS. Segala manajemen pendidikan menjadi lebih mudah dan terkontrol.
B. Analisa SWOT sistem informasi manajemen pada  lembaga pendidikan formal

1. Strenght/Kekuatan
merupakan suatu teknik perencanaan strategi yang bermanfaat untuk mengevaluasi kekuatan pada suatu analisa yang berkaitan dengan SIM pendidikan formal :
✔Data hasil lulusan sudah berbasis SIM sehingga mudah diakses
✔Sistem pengolah datanya sudah menggunakan Data Dapodik. Dapodik adalah suatu sistem pendataan dan pengelolaan data-data pendidikan yang bersifat mikro secara online dan real time.   yang meliputi data pendidik, tenaga kependidikan, data siswa, data sarana dan prasarana, dan sebagainya yang secara cepat dan valid yang disampaikan kepada instansi seperti Dinas Pendidikan kabupaten/kota, maupun ke Kementrian nasional.
✔Ada tiga bagian untuk mengolah data yaitu, bagianpengumpulan data, bagian pengolahan data, dan bagian penyimpanan data.
✔Dalam tahap pembelajarannya sudah memanfaatkan teknologi informasi untuk menyampaikan informasi dan mencari bahan ajar untuk memperlancar proses pembelajaran.
✔Membuat program tahunan, menyusun silabus, menyusun RPP, dan membuat penilaian pembelajaran. Sudah berbasis digital.
✔ Daftar hadir siswa dan guru sudah menggunakan absensi digital (finger Print)
✔Sebagian Proses KBM ditunjang menggunakan proyektor.
✔Tersedianya Prasarana yang dapat menunjang kegiatan KBM.
✔Data hasil lulusan sudah berbasis SIM sehingga mudah diakses
✔Menggunakan Blended Learning yaitu pembelajaran yang dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja menggunakan internet. Sehingga peserta didik dapat belajar secara mandiri karena bahan ajar tersimpan secara online.
✔Sudah menggunakan via Transfer untuk gaji guru PNS
✔ Pendidikan formal sudah menggunakan raport elektronik
 ✔Ujian nasional dilakukan dengan menggunakan sistem IT (berbasis komputer)
✔Adanya data Alumni yang dapat diakses diinternet.
✔Adanya cctv untuk pengawasan dan keamanan.
✔Perpustakaan pendidikan formal hampir seluruhnya sudah digitalisasi.
✔Untuk menjaga keberlanjutan data siswa, sekolah, guru, dan karyawan yang valid pada dapodik maka perlu dioptimalkan penggunaan NISN, NPSN dan NIGN sebagai salah satu syarat utama dalam pelaksanaan program kegiatan di depdiknas, meliputi: Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Nomor Ujian di sekolah atau tingkat nasional, statistik pendidikan, dan sertifikat guru.  "Kegiatan penyimpanan informasi sangat penting agar terjamin keamanannya, hemat biaya, serta mudah dicari dan diambil apabila diperlukan sewaktu-waktu. Selain dalam ingatan manusia, penyimpanan informasi dapat dilakukan pada alat-alat seperti hardisk, flashdisk, dan sebagainya."
✔Jadi, dapat disimpulkan bahwa informasi yang telah terkumpul dan terolah dengan baik perlu disimpan dengan sebaik mungkin mengingat informAsi sebagai salah satu sumber daya strategis dalam organisasi, maka penerapan kode dilakukan agar terjaga validitas data tersebut. Untuk menjalankan suatu organisasi, tentu diberikan amanah dan tanggung.
2. Weakness/kelemahan
merupakan suatu teknik perencanaan strategi yang bermanfaat untuk mengevaluasi kelemahan pada suatu analisa yang berkaitan dengan SIM pendidikan formal :
✔Dalam pengumpulan data masih terdapat kesalahan atau kendala yang didapat ketika data yang diinginkan segera dikumpulkan, dari unit kerja terlambat dalam pemberian datanya. Jadi ketika data input terkadang kita berungkali mengirimnya.
✔koneksi yang tidak meendukung untuk mengecek pendeteksian kode pada pengolah data.
prosesor yang digunakan pada saat ✔pemgumpulan terjadi kesalahan
Ketersediaan prosedur.
✔Tidak tersimpan nya data data yang telah terkumpul dan sudah terolah dengan baik..disebabkan tidak mempunyai salinan data.
✔Taktik pembelajaran yang  kurang strategi , afektif dan efesien..
✔Sering terjadi kesalahan dalam proses identifikasi absensi digital
✔Kegiatan UTS dan UAS masih berbasis kertas
✔Tidak tersedia laboratorium bahasa
✔Tansaksi pembayaran SPP masih manual
✔Rks dibuat berdasarkan tuntutan admin
✔Masih menggunakan local host
✔Alur PPDB belum bisa melalui jalur online.
3. Oppurtunity/peluang
Peluang adalah suatu kondisi lingkungan eksternal yang menguntungkan bahkan menjadi formulasi dalam lembaga pendidikan.
✔Di era yang digitalisasi ini, pendidikan mampu bersaing dalam loyalitas di era globalisasi yang serba canggih dan modern ini.
✔Membantu seluruh bagian yang berperan di dunia pendidikan dengan memberikan informasi yang menyeluruh tentang pendidikan dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah umum
Memberkan sarana kepada seluruh bagian  yang berperan dalam dunia pendidikan yang ada di propinsi, kota ,kabupaten agar dapat berperan aktif sabun usaha memajukan pendidikan.
 ✔Siswa berpeluang untuk bersaing di Era Globalisasi yang serba digital.
✔Mengurangi terjadinya kegiatan penyelewengan gaji oleh oknum tertentu.
✔Mempunyai salinan data e-raport
✔Tercipta sekolah yang efektif dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan formal semakin meningkat
4. Threats /ancaman
Ancaman adalah faktor eksternal yang tidak dapat Anda kendalikan. Anda tetap harus mempertimbangkan hal ini untuk menempatkan rencana darurat dalam menangani masalah yang terjadi.
✔Membuat siswa dapat mengakses Jejaring sosial yang lain sehingga kegiatan KBM tidak efektif
✔Penyalahgunaan teknologi menjadi ancaman yang mengganggu  konsentrasi belajar.
✔Kerusakan alat teknologi yang tidak dapat diduga.
✔Jika ada kerusakan pada laptop atau komputer yang untuk input data maka tidak ada salinanya lagi.
✔Kerusakan pada alat penualat.
BAB IV
PENUTUP
A. Kesimpulan
Sistem informasi Manajemen adalah serangkaian sub sistem informasi yang menyeluruh dan terkoordinasi dan secara rasional terpadu yang mampu mentransformasi data sehingga menjadi informasi lewats erangkaian cara guna meningkatkan produktivitas yang sesuai dengan gayad an sifat manajer atas dasar kriteria mutu yang telah ditetapkan. Pengembangan SIM canggih berbasis komputer memerlukan sejumlah orang yang berketrampilan tinggi dan berpengalaman lama dan memerlukan partisipasi dari para manajer organisasi
Semua sistem informasi mempunyai tiga kegiatan utama, yaitum enerima data sebagai masukan (input), kemudian memprosesnya dengan melakukan penghitungan, penggabungan unsur data, pemutakhiran dan lain lain, akhirnya memperoleh informasi sebagai keluarannya (output)
B. Saran
Berdasarkan peristiwa di atas penulis dapat memberikan sarana bahwa hendaknya setiap pendidikan harus menerapkan Sistem Informasi manajemen yang baik dan benar karena sangat berpengaruh padae Perkembangan dan kestabilan suatu perusahaan dalam pengambilan keputusan seorang manajer

DAFTAR PUSTAKA

Raymond McLeod, Jr. Sistem Informasi Manajemen,penerjemah: Hendra Teguh SE AK, editor: Hardi Sukardi MBA,Msc., SE (MM - UI).

Gordon B. Davis Kerangka Dasar Sistem Informasi Manajemen Bagian Pengantar.

Husein, Muhammad Fakhri dan Amin Wibowo.2002. Sistem Informasi Manajemen.

Yogyakarta. UPP AMP YKPN,

O'Brien, James A. 2005. Pengantar Sistem Informasi. Jakarta Salemba Empat,

Terima kasih🙏🏻
Wassalamualaikum warahamatullahi wabarakatuh..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas Penggunaan Web Sebagai Sumber Belajar 2

Analisis SWOT 8 standar Nasional Pendidikan SMAN 1 Cibungbulang